investasi p2p lending

Cocok Untuk Anak Muda, Ini Keuntungan Jadi Pendana Di P2P (Peer-to-Peer) Lending

Di era modern, P2P (Peer-to-Peer) lending terbilang cukup unggul, utamanya di kalangan anak muda. P2P atau Peer-to-Peer Lending sendiri merupakan penyelenggaraan layanan jasa keuangan dengan cara mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman melalui perjanjian sistem online atau menggunakan jaringan internet.

P2P Lending ini mulai populer di beberapa negara besar seperti China, AS, dan Inggris. Adanya P2P Lending ini dirasa cukup praktis karena bisa diproses di manapun hanya melalui jaringan. Terlebih untuk muda yang ingin menabung dan bertambah tiap bulannya, menjadi pendana P2P Lending bisa jadi solusinya. P2P lending ini tidak hanya memberi keuntungan kepada peminjam saja akan tetapi juga pihak pemberi pinjaman atau pendana. Lalu keuntungan apa saja yang didapatkan jika menjadi pendana di P2P (Peer-to-Peer) lending?

investasi p2p lending

Pengembalian yang Didapatkan Lebih Tinggi

Keuntungan pertama yang kamu dapatkan saat melakukan pendanaan P2P lending yaitu mendapatkan pengembalian lebih banyak dari yang kamu pinjamkan. Misalnya saja di Investree yang saat ini menjadi platform P2P Lending di Indonesia. Investree sendiri mampu memberikan bunga pengembalian efektif mulai dari 12% per tahun. Bisa dibayangkan, jika dibandingkan dengan reksadana atau deposito berjangka, jumlah tersebut tentunya bisa dua kali lipat atau lebih kembali ke kantongmu.

Jangka Pinjam yang Fleksibel

Menjadi pendana P2P (Peer-to-Peer) Lending, kamu tidak perlu khawatir uangmu akan kembali dalam waktu yang lama. Melalui pendanaan P2P (Peer-to-Peer) Lending, kamu bisa bebas menentukan tenornya. Tidak ada perjanjian jangka panjang dari P2P (Peer-to-Peer)  Lending. Secara fleksibel, kamu bisa menentukan tenor dari 6 bulan hingga beberapa tahun sesuai dengan keinginanmu. Menarik bukan?

Pengembalian Tetap Tiap Bulan

Berbeda dengan pendanaan pada umumnya yang membayarkan bunga dalam kurun waktu tertentu, P2P (Peer-to-Peer) Lending menawarkan keuntungan pada pendana di mana Kamu bisa menarik bunga tiap bulannya. Peminjam P2P (Peer-to-Peer) lending diharuskan memberi pelunasan setiap bulan beserta bunganya. Hal ini tentunya sangat menguntung para pendana di mana secara tidak langsung uang yang telah dipinjamkan akan berlipat secara teratur setiap bulannya.

Dapat Melakukan Diversifikasi

Diversifikasi atau usaha penyebaran dianggap penting dalam urusan pendanaan. Selain mengurangi resiko dalam pendanaan, diversifikasi juga dilakukan untuk menciptakan keuntungan yang lebih optimal. Nah, di P2P (Peer-to-Peer) Lending ini Kamu bisa melakukan diversifikasi tanpa batas. Dengan instrumen pendapatan tetap, Kamu bisa mengoptimalkan keuntungan dengan cara diversifikasikan portofoliomu sebagai pendana di P2P (Peer-to-Peer) Lending.

Resiko yang Relatif Lebih Rendah

Setiap pendanaan tidak lepas dari hubungan antara resiko dan return. Akan tetapi, pendanaan di P2P (Peer-to-Peer) Lending menjamin resiko yang lebih rendah apabila terjadi default. Default sendiri merupakan keadaan di mana peminjam tidak dapat melunasi pinjamannya. Hal ini kerap terjadi di beberapa penyelenggara pendanaan.

Kamu tidak perlu khawatir apabila terjadi default selama pendanaan di P2P (Peer-to-Peer) Lending sebab sudah ada petugas yang memastikan tidak akan terjadi default. Selain itu, dalam proses peminjaman pihak dari penyelenggara P2P Lending hanya akan memberi pinjaman pada peminjam yang sudah lolos verifikasi. Beberapa pemeriksaan verifikasi yaitu seperti riwayat kredit, verifikasi fisik, dan verifikasi alamat peminjam. Melalui verifikasi data tersebut tentunya akan mengurangi kemungkinan terjadinya default.

Maka tidak heran jika P2P (Peer-to-Peer) Lending ini unggul dan dikatakan sebagai platform terbaik dalam menawarkan cara investasi terbaik yaitu keamanan hutang dan imbal hasil ekuitas.

Dari beberapa keuntungan di atas, Kamu tentunya tertarik menjadi pendana selanjutnya di P2P (Peer-to-Peer) Lending kan? Yuk, mulai pendanaanmu sekarang!