Contoh Artikel dengan Tema Pendidikan Anak Usia Dini

Artikel pendidikan anak adalah tulisan yang memuat topik pendidikan yang diperuntukan bagi anak-anak. Hal yang dibahas mencakup sebagian aspek dari pendidikan anak baik formal maupun informal. Pendidikan anak adalah aspek yang tak habisnya untuk dibahas. Oleh sebab itu artikel pendidikan bisa dibahas sangat rinci, dalam, namun juga bisa dijelaskan secara luas tergantung sudut pandang penulis apakah secara makro atau mikro.

Jika anda  ingin menulis artikel pendidikan anak, disini kami sediakan contoh membuat artikel bertemakan pendidikan anak yang dapat anda ikuti dan jadikan contoh rujukan untuk menulis artikel dengan topik yang sama.

Belajar Sambil Bermain

Belajar bagi sebagian anak-anak dipandang sebagai lawan kata dari bermain. Bermain adalah apa yang disukai oleh anak-anak, dan sebagai anak-anak ia dibebankan untuk belajar. Belajar menjadi tanggung jawab yang ingin dihindari oleh anak-anak. Namun belajar tak harus membosankan sebab dengan cara tertentu belajar bisa menjadi sangat menyenangkan bagi anak-anak.

Belajar adalah proses dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak terampil menjadi terampil. Ini adalah definisi yang sangat sederhana yang dalam implementasinya dapat dilakukan lewat berbagai cara dan medium bermain. Misalnya yang paling umum adalah dengan bernyanyi sebagai ganti menghafal yang umumnya dilakukan. Bernyanyi bahkan menjadi aktivitas utama di taman kanak-kanak. Bernyanyi sangatlah mudah dihafal oleh anak-anak mudah diikuti dan akan terus relevan.

Jembatan keledai juga kerap digunakan dalam menghafal misalnya dalam mengingat warna pelangi, anak-anak diajarkan untuk menghafal dengan akronim MEJIKUHIBINIU yang merupakan akronim dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Kegiatan belajar tak hanya membutuhkan pelafalan di mulut saja, namun juga bisa melibatkan aktivitas fisik. Sangat banyak sekali materi yang dapat diperagakan dengan fisik untuk membantu anak-anak mengingat pelajaran.

Ini adalah cara termudah dan tercepat untuk mengajarkan anak-anak berbagai konsep yang baru diketahuinya. Ini sangat efektif karena sebagai anak-anak, mereka tak punya cukup banyak kosakata dan informasi yang bisa dikaitkan dengan informasi baru yang mereka terima.