Mengenal Bahan Baju Muslim Anak Perempuan Sebelum Membeli

Mengenal Bahan Baju Muslim Anak Perempuan Sebelum Membeli

Mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak-anak bisa melalui berbagai cara. Misalnya dengan mengajarinya mengaji, mengajarkan sopan santun, dan mengajarkan cara berpakaian yang sopan sesuai dengan syariat Islam.

Pakaian muslim untuk anak tentu tidak dipakai saat hari besar saja. Dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak juga harus menerapkan nilai-nilai keislaman dalam berpakaian. Bahkan, saat ini, sekolah berbasis islami yang tersebar di seluruh negeri juga menyediakan seragam yang dilengkapi dengan jilbab.

Vendor pakaian pun kini sudah mulai memproduksi baju anak muslim, sebut saja Rabbani, Zoya, dan beberapa merk lainnya. Hal ini menunjukan bahwa baju muslim khusus untuk anak juga mulai digemari. Nah bunda sendiri pasti pernah dong membelikan baju muslim khusus untuk anak?

Mengenal Bahan Baju Muslim Anak Perempuan Sebelum Membeli

Tapi bunda tahu belum nih bahan apa sih yang biasanya dipakai pada baju anak muslim tersebut? Kalau belum tahu, artikel ini akan membahas bahan yang sering digunakan untuk membuat baju anak muslim.

  • Bahan Spandek Jersey

Bahan yang sering digunakan yang pertama adalah Spandek Jersey. Ya, bahan ini memiliki karakteristik tersendiri, yakni bahannya yang elastis. Bahan ini cocok sekali dengan anak-anak yang aktif bergerak. Karena elastis, maka pergerakan anak tidak akan terganggu.

Selain itu, bahan ini juga sangat lembut dan tidak kasar. Sehingga tidak akan menggores kulit anak yang sensitif. Spandek Jersey juga memiliki warna yang kuat, sehingga tidak mudah luntur meski sering dicuci.

  • Bahan Baloteli

Bahan yang kedua yaitu Baloteli. Baloteli juga dikenal karena bahannya yang tidak mudah kusut serta ringan. Sehingga jika dipakai untuk beraktivitas, maka tidak akan mengganggu.

Pola pada seratnya terlihat seperti kotak-kotak. Bahan ini sangat cocok untuk baju muslim, karena seratnya sangat rapat sehingga tidak menerawang.  Selain itu, baloteli yang berkualitas bagus biasanya akan terasa lebih dingin jika dipakai. Jika terasa panas, maka kualitas bahannya perlu dipertanyakan.

  • Bahan Wolfis

Selanjutnya ada Wolfis, bahan yang sering digunakan untuk baju muslim seperti gamis, dan kaftan. Jika bunda sering memakai gamis, pasti tau dong ciri khas dari gamis, yakni sangat lembut. Ya, bahan ini juga dipakai untuk membuat baju muslim untuk anak.

Wolfis merupakan perpaduan antara sutra, katun, dan serat sintesis. Karena sangat lembut, maka perawatannya juga cukup mudah. Jika bunda ingin menyetrikanya, maka gunakan suhu yang tidak terlalu panas.

Sama seperti Baloteli, bahan ini juga tidak nerawang. Bahkan pada bahan berwarna cerah sekalipun. Bahan ini memang lebih tebal dari bahan katun yang lain, tapi bunda tidak usah khawatir. Baju anak dengan bahan wolfis tetap nyaman dipakai dan tidak mengganggu aktivitas anak.

  • Bahan Katun

Terakhir, ada bahan yang cukup familiar pada produk-produk baju anak. Ya, katun memang sering digunakan untuk membuat baju anak, karena bahannya yang adem saat digunakan.

Bahan katun terbuat dari serat kapas, sehingga lebih berongga. Namun perlu bunda pahami yah, katun juga memiliki banyak jenis. Misalnya Katun Rayon, Katun Toyobo, atau Katun Ima dari Jepang.

 

Nah bunda sudah membaca nih bahan-bahan yang sering dipakai untuk membuat baju anak khususnya baju anak perempuan muslim. Masing-masing bahan memiliki kelebihannya tersendiri. Tapi ciri khas dari bahan yang digunakan untuk membuat baju muslim yakni bahannya yang lebih lembut. Bagaimana bun, sudah paham yang sekarang. Jadi bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anak saat ingin membelinya. Semoga bermanfaat yah.