3 Cara Merawat Bibit Sawo Jumbo dengan Mudah

Sebagai orang Indonesia anda pasti sudah tahu buah yang satu ini. Buah berbentuk bulat, dengan warna kulit cokelat hingga daging buahnya. Ia adalah sawo. Sangat mudah untuk menemukan sawo di Indonesia hal itu karena banyak orang yang membudidayakan tanaman tersebut baik di perkebunan maupun di pekarangan rumah.

Sawo memiliki berbagai macam jenis dengan karakteristiknya masing masing. Ada yang buahnya memiliki rasa sangat manis, ada yang tekstur buahnya sangat lembut sehingga sangat mudah dimakan. Tapi ada juga jenis sawo yang memiliki ukuran buah luar biasa besar. Dia adalah jenis sawo jumbo.

Bibit sawo jumbo sudah sangat banyak dibudidayakan oleh petani-petani Indonesia. Tentu saja ini dapat terjadi karena permintaan dari pasar sangat tinggi. Jika anda tertarik untuk menanam sawo jumbo sendiri ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan berkaitan dengan perawatan bibit sawo jumbo ini. Beberapa hal tersebut adalah.

Melakukan penyiraman

Penyiraman terhadap bibit sawo jumbo ini perlu dilakukan secara rutin, karena tanaman yang berada pada iklim tropis sangat membutuhkan air untuk pertumbuhannya. Penyiraman bisa dilakukan setiap hari bisa satu kali ataupun dua kali dalam sehari. Jika masih bibit muda atau baru ditanam maka akan lebih baik jika melakukan penyiraman setiap dua kali sehari. Semakin bertambahnya usia pohon sawo yang anda tanam maka intensitas penyiraman juga sudah boleh untuk dikurangi, menjadi setiap satu hari sekali.

Penyiangan dan Penggemburan Tanah

Penyiangan pada rumput-rumput liar dan gulma yang tumbuh disekitar bibit juga perlu dilakukan secara rutin. Biasanya saat musim hujan gulma jauh lebih cepat tumbuh ketimbang musim kemarau. Jadi anda bisa melakukan penyiangan setiap 4 minggu sekali saat musim hujan. Kemudian saat musim kemarau anda bisa melakukan penyiangan setiap 6 minggu sekali. Penyiangan bertujuan untuk menyingkirkan pengganggu yang mencuri nutrisi dari tanaman inti atau dalam hal ini adalah sawo jumbo.

Baca Juga : Jual bibit Sawo Jumbo – Buah Raksasa Yang Memiliki Rasa Manis

Penggemburan tanah juga dapat dilakukan saat tanah penanaman menjadi padat dan mengeras. Jika tanah padat dan keras dikhawatirkan akan membuat bibit sulit untuk disiram. Air akan menggenang di perakaran dan bisa menyebabkan pembusukan pada akar bibit dan membuat bibit menjadi mati. Anda bisa menggemburkan tanah menggunakan cangkul atau alat lainnya. Hanya saja anda perlu berhati-hati agar jangan sampai saat anda menggemburkan tanah. Anda malah memotong perakaran, jadi usahakan agar perakaran pohon juga tetap aman.

Pemberian Pupuk Kandang

Pemupukan juga harus anda lakukan secara rutin untuk merangsang pertumbuhan bibit dan memicu munculnya bunga. Pemberian pupuk ini bisa dilakukan dengan cara melihat umur dari bibit sejak masa penanaman. Jika masih berada pada usia dibawah dua tahun. Anda bisa memberikan pupuk kandang setiap satu tahun sekali sebanyak 20 kg per pohon. Jika sudah melebihi usia dua tahun anda bisa meningkatkan intensitas pemupukannya menjadi satu tahun dua kali, atau setiap 6 bulan sekali. Dengan begitu biasanya akan langsung merangsang bunga untuk muncul dan tumbuh menjadi buah.

Perlu diperhatikan agar anda menggunakan pupuk kandang yang sudah terfermentasi karena jika menggunakan pupuk yang masih basah biasanya akan membuat si pupuk tersebut berjamur dan malah membahayakan untuk bibit yang anda tanam.

Demikianlah beberapa cara merawat bibit sawo jumbo yang bisa kami jelaskan, selamat menerapkan tips tersebut dan sampai jumpa di artikel-artikel yang selanjutnya.